Kisah masa pandemi

 Negaraku 

Kebanyakan stigma

Kekurangan cinta

Kelebihan opini

Enggan diskusi

Keseringan pendapat 

Menolak mufakat

Terlalu angkuh

Lupa bersimpuh

Pejabat jadi sutradara

Rakyat bingung dengan alur cerita

Investigasi bagai sinetron televisi 

Hingga terkesan di tutup-tutupi


Panas disana

Sulut disini

Terbakar disana

Rusak disini

Skenario sudah berjalan 

Dia lari tepuk tangan 


Intoleransi jadi cara 

Radikalisme bumbu cerita

Terorisme sebagai peran utama

Corona jadi intro di awal cerita

Di sutradaria pejabat utama

Di biayai oleh negara

Jadi lh sebuah film dengan tema


"Dengan corona, mari buat rekayasa"




-AThunderM-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita

Saya bukan Anda